JOMBANGKAB_DISKOMINFO - Jelang Pemilu 2024, Komite Komunikasi Digital (KKD) Kabupaten Jombang sinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jombang menggelar Kopilaborasi yang mengusung tema ‘’Menciptakan Ruang Digital Sehat Menuju Pemilu Damai 2024’’, pada Rabu (22/11/2023) malam, di halaman Parkir belakang Pendopo Kabupaten Jombang.

Acara yang digelar dalam suasana  santai namun hangat tersebut dibuka oleh Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi.T. Tampak hadir Ketua Pengadilan Negeri Jombang, Perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Kominfo Endro Wahyudi, para Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang, Ketua Umum KKD Provinsi Jawa Timur Dr. Arif Rahman, Ketua dan Pengurus KKD Kabupaten Jombang, Perwakilan dari KPU, Perwakilan dari Bawaslu, Influencer, dan Media.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Kopilaborasi yang mengusung tema ‘’Menciptakan Ruang Digital Sehat Menuju Pemilu Damai 2024’’, tutur Sugiat Pj Bupati Jombang mengawali sambutannya.

Pj Bupati Jombang, menyebutkan bahwa KKD merupakan lembaga kolaboratif yang memiliki tujuan positif dalam menghadapi arus informasi global. Dalam agenda kopilaborasi ini, KKD diharapkan memberikan edukasi dan literasi digital yang sehat kepada masyarakat. 

Terlebih tahapan pemilu 2024 sudah berjalan dan ruang digital tentunya akan menjadi wadah bagi para calon untuk mempromosikan diri. Sebab saat ini melalui platform media sosial mampu memberikan informasi secara cepat serta memungkinkan interaksi yang lebih mudah dengan masyarakat calon pemilih.

"Kita harus bersinergi dalam menghadapi disinformasi juga berarti hoax. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jombang bersama KKD Saya harapkan dapat berkolaborasi dengan pihak penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, juga TNI-Polri Tujuannya jelas, menciptakan ruang digital yang sehat dan kondusif", harapnya

"Saat ini masih banyak pengguna internet hanya mampu menerima informasi tanpa kemampuan memahami dan mengolah informasi tersebut secara baik dan kritis. Oleh karena itu, Kopilaborasi ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian terutama menjelang pemilu 2024", tandasnya.

"Kepada KKD saya berpesan untuk mengembangkan layanan yang mampu mengatasi persoalan yang muncul diruang digital. Hal ini sebagai bentuk antisipasi dan kepedulian kita semua untuk bersama-sama memerangi berita hoaks dan menjaga kondusifitas ruang digital", tutur Pj Bupati Jombang Sugiat.

Sedangkan kepada para penyelenggara pemilu juga diharapkan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mengikuti animo dan atensi serta kemauan masyarakat yakni layanan yang cepat, mudah dan bisa diakses baik offline maupun online.

"Mari bersama-sama kita jaga ruang digital agar tetap bersih, sehat, dan produktif. Komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik menjadi kunci dalam mewujudkan Pemilu 2024 yang aman, tertib, dan damai. Kita harus menjadi bagian dari solusi, ikut terlibat dalam menggerakkan masyarakat agar mampu memproduksi konten positif dalam setiap aktivitas digital", Pungkas Pj Bupati Jombang.

Sementara itu M. Nurcholis Ketua KKD Kabupaten Jombang dalam sambutannya menyampaikan keberadaan dan peran KKD didalam menjalankan 4 Fungsi sesuai SK, diantaranya literasi, edukasi, pengumpulan data dan verifikasi. Melihat perkembangan arus informasi global, sudah seharusnya program KKD  programnya kearah siber yang kuat. Sehingga jika

ada persoalan terkait konten media sosial kita dapat memberikan pertimbangan. Turut memberikan sosialisasi diseminasi dan penyebarluasan informasi. Butuh tenaga Pengurus di KKD yang Profesional. Ada ruang kosong yang butuh kehadiran KKD", pungkasnya.

Dalam Kopilaborasi tersebut juga terjadi dialog Interaktif antara undangan yang hadir dengan Ketua KKD Provinsi Jawa Timur, Perwakilan dari KPU Jombang dan Bawaslu selaku narasumber.

 

Oleh: Dinas Komunikasi dan Informatika